Foto Bersama Biro PBJ Prov. Malut dengan Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Bumi Hijrah Tidore (Unibrah)
BPBJ NEWS. Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Bumi Hijrah Tidore (Unibrah) melaksanakan kegiatan Kuliah lapangan di Kantor Biro Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara. Kegiatan Edukatif ini berlangsung di Ruang Rapat Biro (PBJ) pada Selasa (21/04/2026).
Kegiatan Kuliah lapangan bertujuan untuk
memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai mekanisme, prosedur,
serta regulasi yang berlaku dalam proses pengadaan barang/jasa, yang erat
kaitannya dengan disiplin ilmu teknik sipil.
Perwakilan dosen pendamping Universitas Bumi
Hijrah Tidore, Dedi M. Buamona, ST.,MT, menyatakan bahwa kunjungan ini
merupakan bagian dari kurikulum untuk menyelaraskan teori yang didapatkan di
bangku perkuliahan dengan realitas prosedur administrasi di lapangan.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir
secara teknis di lapangan, tetapi juga memahami tata kelola administrasi
pengadaan yang transparan dan sesuai regulasi," ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Takdir Ali
Mahmud, S.ST., M.Si, Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi Pengadaan
Barang/Jasa, Djohir, S. Tr. Tra, Kepala Bagian LPSE, Endang Suhesty, SE., M.Si,
Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Abdul Hasan Tarate, S.Kom., M.Si, Fungsional
Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Muda, Ibrahim, SE, Fungsional Analisis
Kebijakan Ahli Muda, Fahman Fahmi Tidore, ST., MT, Penata Layanan Operasional,
Dedi M. Buamona, ST.,MT, Dosen Pendamping dan para Mahasiswa Teknik Sipil
Universitas Bumi Hijrah Tidore (Unibrah).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro (PBJ) Setda
Malut, Ir. Hairil H. Hukum, ST., MT, beserta jajarannya menyambut baik
kehadiran para mahasiswa tersebut. Dalam sesi pertemuan, para mahasiswa
diberikan pemaparan mengenai Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah, mulai dari
tahapan perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan kontrak dilakukan
sesuai dengan prinsip-prinsip yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi selama sesi
diskusi. Beberapa topik yang menjadi fokus pembahasan antara lain adalah
digitalisasi pengadaan melalui sistem e-katalog serta tantangan dalam proses
pelelangan proyek infrastruktur di Provinsi Malut.
Mahasiswa juga di ajak melakukan observasi di
ruang LPSE untuk melihat langsung proses yang terjadi pada divisi pengadaan
barang dan jasa, serta mengamati situasi nyata terkait mekanisme e-procurement
yang dilakukan.
Kuliah lapangan ini diharapkan dapat memberikan
wawasan baru bagi calon Sarjana lulusan Universitas Bumi Hijrah Tidore
(Unibrah), agar siap terjun ke dunia kerja dengan pemahaman yang komprehensif
mengenai ekosistem pengadaan barang/jasa Pemerintah di Maluku Utara.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai
tanda terima kasih dan kerjasama yang baik antara pihak Biro Pengadaan
Barang/Jasa dan Universitas Bumi Hijrah Tidore (Unibrah). Melalui Kegiatan ini
Mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep teoritis yang diperoleh di kelas ke
dalam situasi nyata di lapangan, serta mendapatkan pemahaman yang lebih
komprehensif tentang dunia kerja di bidang teknik sipil.