Keterangan Foto : Pelaksanaan Pembuktian Kualifikasi Paket Pengawasan Jasa Konsultansi
BPBJ NEWS. Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan II Biro Pengadaan Barang Jasa (BPBJ) Setda Provinsi Malut melaksanakan tahapan Pembuktian Kualifikasi terhadap penyedia untuk dua paket Jasa konsultasi, yaitu Jasa konsultansi Pengawasan Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Pitu Tobelo Tengah dan jasa Pengawasan Pembangunan Bangunan Pantai Bori, Kao Utara. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pokja BPBJ Malut, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan Pembuktian
Kualifikasi merupakan bagian yang sangat vital dari proses tender guna
memastikan validitas dokumen dan kompetensi perusahaan yang akan menjadi mitra
Pemprov Malut melalui Biro Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ).
Ketua Pokja ll, Arafat Talaba,
SE. Menyatakan bahwa Pembuktian Kualifikasi ini dilakukan secara ketat dengan
memeriksa dokumen asli serta memverifikasi data yang telah diunggah oleh
peserta melalui Sistem Pengadaan Secara Eletronik (SPSE).
"Kami melakukan
pemeriksaan mendalam terhadap aspek legalitas, pengalaman kerja, hingga
ketersediaan tenaga ahli yang diusulkan. Tujuannya untuk memastikan proyek ini
dikerjakan oleh pihak yang benar-benar berkompeten," ujar Arafat.
Menurutnya, setelah tahapan
pembuktian kualifikasi ini selesai, Pokja II akan melanjutkan dengan agenda
penetapan pemenang dan masa sanggah sebelum akhirnya dilakukan penandatanganan
kontrak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada dinas terkait.
Sementara itu Pelaksana Tugas
(PLT) Kepala Biro (PBJ) Setda Provinsi Malut, Ir. Hairil H. Hukum, ST., MT,
menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan dengan mengedepankan
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Hal ini sejalan dengan arahan
Gubernur untuk mempercepat penyerapan anggaran namun tetap patuh pada regulasi
yang berlaku.
"Pembuktian kualifikasi
dianggap filter akhir yang sangat penting sebelum ditetapkan pemenang, karena
untuk menyaring profesionalisme penyedia. Kita ingin memastikan bahwa anggaran
daerah dikelola oleh tangan-tangan yang tepat demi kualitas bangunan dan
layanan yang optimal bagi masyarakat Maluku Utara," tambah Hairil.