Foto Kantor Gubernur Maluku Utara
BPBJ
NEWS – Pemerintah Provinsi Maluku Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Sherly
Tjoanda berhasil menembus Zona Hijau dalam penilaian Monitoring Controlling
Surveillance For Prevention (MCSP) KPK 2025 dengan capaian 88,3 dengan gemilang.
Tidak
hanya sekadar berada di zona hijau, Maluku Utara juga mencatat skor 88,3
melampaui target Gubernur Sherly yang dipatok pada angka 85.
Capaian
ini meningkat signifikan per 28 November 2025, usai sejumlah area kinerja
diverifikasi langsung oleh tim KPK.
Plt. Inspektur Inspektorat Malut, Nani Riana
Pakaya, menyampaikan bahwa meski pengumuman resmi dari KPK belum dirilis, hasil
penilaian sudah dapat dilihat melalui sistem pemantauan lembaga antikorupsi
tersebut.
“Alhamdulillah, skornya sudah 88. Ini
pencapaian luar biasa. Atas arahan Ibu Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda,
serta melalui konsultasi intens dengan KPK, kita berhasil masuk zona hijau,”
ujar Inspektur saat dihubungi, Jumat (28/11/2025).
Dengan skor tersebut, Maluku Utara berada di
peringkat ketiga nasional, tepat di bawah DKI Jakarta sebagai provinsi dengan
skor tertinggi mencapai 93 dan Bali pada posisi kedua dengan capaian 91.
Meski
begitu, Inspektur menyebut masih ada satu area penilaian yang belum rampung
diverifikasi. Karena itu, ia optimistis bahwa skor Malut masih berpeluang naik.
"Kami sangat mengapresiasi seluruh pimpinan OPD yang responsif dan
bekerja maksimal mengikuti instruksi Gubernur, sehingga Maluku Utara menutup
tahun 2025 ini dengan capaian kinerja pencegahan korupsi yang membanggakan," pungkasnya.