Paparan materi online oleh Probity Advice LKPP dan Kepala Dinas PUPR, Kepala Biro PBJ
BPBJ NEWS - Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan pekerjaan konstruksi, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui kolaborasi Dinas PUPR dan Biro PBJ Prov. Malut, melaksanakan kegiatan Market Sounding Pelaksanaan Konsolidasi dan Kontrak Payung Pekerjaan Konstruksi Jalan Lapen, Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Bela Hotel Ternate.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha terkait rencana pengadaan, spesifikasi teknis, serta mekanisme konsolidasi dan kontrak payung pada pekerjaan konstruksi jalan lapen. Market Sounding dihadiri oleh Tim Probity Advice LKPP, BPKP Maluku Utara, Tim Pendamping Polda dan Kejaksaan, Inspektorat, perwakilan instansi terkait, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, Jabatan Fungsional Pengelola PBJ, serta pelaku usaha di bidang konstruksi jalan.
Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Maluku Utara, Bapak Kadri Laetje, S.Pi., M.Si, dan dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Provinsi Maluku Utara, Bapak Hairil Hi. Hukum, S.T., M.T.
Dalam paparannya, Plt. Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, Bapak Risman Iriyanto Djafar, S.T., M.Si, menjelaskan bahwa penerapan konsolidasi dan kontrak payung merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Gubernur Maluku Utara dengan LKPP. Selanjutnya, Tim Probity Advice LKPP menyampaikan gambaran umum kebijakan e-purchasing melalui katalog elektronik serta mekanisme konsolidasi dan kontrak payung.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Moderator sekaligus Fasilitator LKPP Bapak Takdir Ali Mahmud, S.ST., M.Si, sebagai sarana penyampaian masukan dan klarifikasi dari para peserta, yang akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen pengadaan ke depan.
Melalui pelaksanaan Market Sounding ini, diharapkan proses pengadaan pekerjaan konstruksi jalan lapen dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, kompetitif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur jalan bagi masyarakat. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan Market Confirmation kepada pelaku usaha yang direncanakan akan dilaksanakan pada pekan berikutnya.